Senin, 25 Juni 2012

Wajahmu Mengalihkan Duniaku....

 Ukh....
Betapa engkau anggun dengan uluran hijab memanjang dan lebar itu…
Hingga engkau jaga perhiasaanmu…
Hingga engkau jaga apa yang tak boleh tampak olehmu….
Engkau lebih perhias lagi dengan kesantunan…
dengan sifat-sifat keakhwatan….
Tapi ,
Taukah engkau…..??!

Taukah engkau….??
Uluran jilbabmu yang panjang,
Dari belakang pun sudah menggetarkan hati ini….
Bagaimana jika aku mendapati wajahmu?
Bagaimana jika pandang ini menatapmu tak terhindarkan, walau sekali pun?
Hati ini, hati ini kasian sekali ukhti….
Sandang setinggi apapun aku dalam ranah dakwah ini,
Tak menutup kemungkinan jiwa ini rapuh,
Iman yang fruktuasi,…
Kasihani hati ini ukh…
Ikhwan juga manusia biasa,
yang punya perasaan yang harus tetap dijaga….
Sekuat apapun iman seorang ikhwan,
Melihat seorang akhwat itu dapat menghadirkan arus listrik mata hingga tanpa izin ke hati..
Kadang ada getar-getar tak jelas entah apa itu…
sekali lagi kasihani hati ini ukh…
Karna kadang aku tak mampu…..

Suatu ketika dalam syuro’,
Aku memandangimu untuk waktu yang lama, memperhatikan argument yang engkau ungkapkan…
Tapi tanpa sadar pula, selama itu, selama tatapan itu, terlintas dihati,
Walau sepintas terlintas,
‘engkau cantik ya… engkau akhwat super… engkau cerdas….’
……….
Muncul kekaguman…
Ya, kagum itu manusiawi, tapi jika ia malah merasuk ke hati,
Merapuhkan, menggalaukan, mengacaukan….
Hingga pernah ketika ingin makan, terbayang selintas wajahmu tadi,
Bukankah seharusnya sebelum dan sesudah makan aku mengingatNYA, bukan mengingatmu….
Hingga ketika sholat aku ingat wajahmu ketika sedang berucap kata-kata spirit dakwah,
Karena pancaran imanmu, wajahmu mengingatkan ku padaNYA… Alhamdulillah…
Tapi kenapa wajahmu melebihi namaNYA dihati ini…. Astagfirulllah…
Bukankah ketika sholat seharusnya yang diingat adalah IA, bukan engkau ukhti…
Ketika aku down dalam pengupayaan urusan dunia,
aku kembali teringat engkau dengan segenap ketangguhanMU sebagai sosok akhwat super,
Tapi kenapa,
Bukankah yang seharusnya ku ingat adalah IA,
Yang seharusnya menguatkan adalah dengan mengingatNYA, bukan engkau ukh…
Suara mu yang lembut, melunakkan hati ini….
Itulah mengapa Allah melarang seorang Akhwat melembut-lembutkan suara nya dihadapan ikhwan…
Tapi aku yakin suara mu tak dibuat-buat…
Itulah mengapa aku makin perkuat genggaman hati….

Maka aku harap padamu, Ukhtifillah,
engkau begitu berharga,
Wajahmu mampu mengalihkan dunia,
Suara mu jua…..
Tapi kadang, mengalihkan iman ini,
Mungkin juga membuatNYA cemburu….
Jagalah perhiasaan mu,
Jagalah hadiah terbaik kecantikan yang dititipkan NYA,
Jagalah pandang itu, sama-sama mengingatkan….
Karena kadang aku tak mampu….

Dunia ini akan baik, jika wanita nya pun baik,..
Negeri ini hancur, karena banyak wanita yang berpakaian tapi telanjang….!
Bersyukurlah engkau ukhti dengan iman yang dipegang erat kini…
Tapi tak menutup kemungkinan itu pun bisa jadi fitnah,
Bisa jadi bomerang bagi ikhwan-ikhwan terjaga….
Ghouzhul Bashar….
Tundukkan pandangan kita…. -Seorang ikhwan-Untuk mu.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar