Senin, 25 Juni 2012

Catatan Hati Seorang Fitria Widaswari....

5 Oktober 2011
23.15


Lantai dua penginapan…..Ditemani bangku merah depan kamar….
Mendongak kepala ku…..
Pesawat itu ‘Garuda Air’….
pesawat yang aku tumpangi dulu……
Lalu pikiran ku mundur memutar memori…….
………..

Tak sadar dan sungguh masih tak percaya…..
aku benar-benar sendiri…….
Ya, sendiri…………
……….

Tak ada yang ku kenal sebelumnya…..
Tak ada keluarga……
Tak ada handai toilan…….
Tak ada sama sekali…….
Tapi…..tak ada kekhawatiran …..
semua saudara baru disini baik baik insyaAllah…..
Kalau pun ada buruknya maka buang dan cukup ambil baiknya……
Dan inilah keluarga baru ku…..
keluarga yang akan membersamai langkah ini….
Dan Tak ada yang perlu ditakutkan …..
karena mereka yang akan siap menguatkan dan mengingatkan dalam kebaikan……
Tapi ini lah lingkungan baru…..
Benar kata pepatah…..
Sebaik-baik dinegeri orang jauh lebih baik dinegeri sendiri……
aku tak ingin diwarnai dengan hal yang tidak-tidak….
dengan kebiasaan yang agama menentang…….
Inilah ujian iman dalam kesendirian,
harus ‘menguatkan diri sendiri’…..
………..

Tiba saat nya pikiran ku melayang kelain hal……
Kini melayang mengingat teman-teman seperjuangan di kampung halaman…..
Indahnya…..
Betapa beruntung diri ini terasa…….
Pernah mengenal mereka……..
Pernah dekat selalu membersamai mereka……
Paling ingat betul saat dalam guyon kebersamaan ……
Ah…Miss them…….
Wahai angin malam…..
Sampaikan salam rindu ku ini pada teman-teman kelas…….
Teman-teman sekolah dulu….
Teman-teman Les….
Teman-teman dekat……
dan…………….
Teman-teman liqo……Oh…..Hiks……….. (T_T) ……Betapa………
Lindungi mereka….Muliakan mereka…..mudahkan urusannya…..kuatkan mereka dengan iman dan islam………
Yaa Allah yaa Kabiiru…..
Give thanks to Allah atas anugerah terindah ini…..
Anugerah terindah ‘pernah mengenal dan bersaudara dengan mereka’………
………..

Memori ku semakin mundur…..senyum-senyum sendiri aku kini….. :-) J
……….


Sampai lah lamunan ku dengan memori alur mundur yang semakin menyakinkan…..
semakin memberi semangat dalam kesakitan……
semakin menguatkan dalam kesendirian………
semakin menegaskan diri untuk jauh lebih mandiri…..
semakin menangguhkan jiwa untuk terus ihsan dijalan ini……
Ingatan ini……
Aku teringat pada orang-orang mulia terkasih…..
Orang-orang predikat pertama dihati ini…..
Orang-orang yang engkau titipkan pada ku hingga terbentuklah aku sedemikian ini……
Orang-orang tersayang nomor wajid……….
Orang-orang yang kebahagiaanya adalah cita-cita ku…….
Ah,sebenarnya jujur aku rindu…..
kangen ni…….
Tapi belum pernah aku katakan aku rindu…..
Cukup mendengar kabar mereka sehat,luar biasa sehat diriku…..
Karena aku tau mereka jauh lebih rindu……
Prinsip yang akan menguatkankan adalah bahwa Allah Maha Melindungi……
Allah is Waliyyu….
Allah is Hafiizhu…..
So so much Miss U……..:)……
Untuk mu aku hidup (setelah Allah)…….
Untuk mu aku jauh belajar dikota terasing ini…….
Untuk mu pengorbanan dan perjuangan ini…..…..ibu……
…………
…………
………..

MasyaAllah……sadarlah aku dari lamunan ini…..Kanget……!!
Oh Ibu sms…..
”Tidur jangan terlalu larut…….!!”
smsnya pake tanda seru……Wah ini perintah orang terkasih…..
Melihat jam handphone sudah  pukul 23.15…
Waktunya rehat dan mempersiapkan semangat untuk perjuangan hari esok……
Terima kasih ibu…..seolah kau merasakan lamunan panjangku dibawah langit biru malam ini………
........

Biarkan aku tetap tegak kuat diatas kaki ku sendiri Tuhan......di atas pijakan belahan bumi yang lain kini.....
Allahuakbar……!!

........................
    Bermimpilah setinggi langit, karena seandainya anda terjatuh, maka anda akan terjatuh diantara bintang-bintang
Menaklukan ribuan orang belumlah tentu disebut sebagai pemenang, tetapi mampu menaklukan diri sendirilah yang bisa disebut penakluk gemilang...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar